{"version":"1.0","provider_name":"lingkaran","provider_url":"https:\/\/lingkaran.co\/blog","author_name":"lingkaran","author_url":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/author\/admin\/","title":"3 Cara Agar Procrastination Kamu Menjadi Positif - lingkaran","type":"rich","width":600,"height":338,"html":"<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"bZYQpuZUBR\"><a href=\"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/3-cara-agar-procrastination-kamu-menjadi-positif\/\">3 Cara Agar Procrastination Kamu Menjadi Positif<\/a><\/blockquote><iframe sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" src=\"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/3-cara-agar-procrastination-kamu-menjadi-positif\/embed\/#?secret=bZYQpuZUBR\" width=\"600\" height=\"338\" title=\"&#8220;3 Cara Agar Procrastination Kamu Menjadi Positif&#8221; &#8212; lingkaran\" data-secret=\"bZYQpuZUBR\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" class=\"wp-embedded-content\"><\/iframe><script type=\"text\/javascript\">\n\/*! This file is auto-generated *\/\n!function(c,d){\"use strict\";var e=!1,o=!1;if(d.querySelector)if(c.addEventListener)e=!0;if(c.wp=c.wp||{},!c.wp.receiveEmbedMessage)if(c.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if(t)if(t.secret||t.message||t.value)if(!\/[^a-zA-Z0-9]\/.test(t.secret)){for(var r,a,i,s=d.querySelectorAll('iframe[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),n=d.querySelectorAll('blockquote[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),o=0;o<n.length;o++)n[o].style.display=\"none\";for(o=0;o<s.length;o++)if(r=s[o],e.source===r.contentWindow){if(r.removeAttribute(\"style\"),\"height\"===t.message){if(1e3<(i=parseInt(t.value,10)))i=1e3;else if(~~i<200)i=200;r.height=i}if(\"link\"===t.message)if(a=d.createElement(\"a\"),i=d.createElement(\"a\"),a.href=r.getAttribute(\"src\"),i.href=t.value,i.host===a.host)if(d.activeElement===r)c.top.location.href=t.value}}},e)c.addEventListener(\"message\",c.wp.receiveEmbedMessage,!1),d.addEventListener(\"DOMContentLoaded\",t,!1),c.addEventListener(\"load\",t,!1);function t(){if(!o){o=!0;for(var e,t,r,a=-1!==navigator.appVersion.indexOf(\"MSIE 10\"),i=!!navigator.userAgent.match(\/Trident.*rv:11\\.\/),s=d.querySelectorAll(\"iframe.wp-embedded-content\"),n=0;n<s.length;n++){if(!(r=(t=s[n]).getAttribute(\"data-secret\")))r=Math.random().toString(36).substr(2,10),t.src+=\"#?secret=\"+r,t.setAttribute(\"data-secret\",r);if(a||i)(e=t.cloneNode(!0)).removeAttribute(\"security\"),t.parentNode.replaceChild(e,t);t.contentWindow.postMessage({message:\"ready\",secret:r},\"*\")}}}}(window,document);\n<\/script>\n","thumbnail_url":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/blog-lingkaran_procastinating_201106.jpg","thumbnail_width":1200,"thumbnail_height":628,"description":"Alo, gengs! Kita pasti sering banget diingatkan untuk tidak menunda pekerjaan. Padahal, kata siapa menunda pekerjaan selalu membuahkan cobaan? Kalau dilakukan dengan cara yang tepat, menunda pekerjaan justru memiliki dampak yang jauh dari masalah baru. Penasaran gimana kita bisa menghasilkan walaupun sedang dalam kondisi enggan?\u00a0 Yuk, kita belajar melakukan\u00a0positive procrastination\u00a0 dengan 3 cara ini! Yuk, kita belajar melakukan\u00a0positive procrastination\u00a0 dengan 3 cara ini! Yuk, kita belajar melakukan\u00a0positive procrastination\u00a0 dengan 3 cara ini! 1. Rencanakan Kapan Kamu Tunda Pekerjaan &nbsp; &nbsp; Kalau biasanya kamu perlu membuat perencanaan tentang kapan harus mengerjakan atau menyelesaikan, kali ini kamu perlu membuat waktu dan hari khusus untuk menunda pekerjaan. Asik, kan? Waktu menunggu ini bisa kamu pakai untuk banyak hal, lho! Baik itu mungkin mengerjakan deadline pekerjaan yang lain, atau bahkan bersenang-senang dengan tenang. Yuk, kita belajar melakukan\u00a0positive procrastination\u00a0 dengan 3 cara ini! Yuk, kita belajar melakukan\u00a0positive procrastination\u00a0 dengan 3 cara ini! 2.\u00a0Pikiran juga butuh jalan-jalan! &nbsp; Dari tamasyanya, pikiran kita bisa menemukan relaksasi dan inspirasi. Inspirasi inilah yang nantinya bisa kamu tuangkan ke dalam pekerjaan kamu ketika waktu menunda sudah selesai. Dibandingkan dengan memaksakan diri berpikir keras di depan layar seharian, sepertinya untuk waktu-waktu tertentu, cara ini justru malah lebih memicu berbagai ide dan...."}