{"id":13055,"date":"2018-04-13T05:04:16","date_gmt":"2018-04-12T22:04:16","guid":{"rendered":"http:\/\/lingkaran.co\/?p=13055"},"modified":"2018-04-15T15:12:54","modified_gmt":"2018-04-15T08:12:54","slug":"7-things-to-help-you-prepare-and-execute-your-business-model-and-plan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/7-things-to-help-you-prepare-and-execute-your-business-model-and-plan\/","title":{"rendered":"7 Things to Help You Prepare and Execute Your Business Model and Plan"},"content":{"rendered":"<h5><span style=\"color: #ffffff;\">&#8211;<\/span><\/h5>\n<h5>\u201cThe two greatest days of your life are the day you were born, and the day you find out what your purpose is.\u201d<\/h5>\n<p>Awal tahun ini saya sempat menulis terkait purpose saya dan lingkaran dalam, <strong><a href=\"https:\/\/lingkaran.co\/2017-review-how-to-thrive-your-creative-business-in-todays-world\/\">How to Thrive Your Creative Business in Today\u2019s World<\/a><\/strong>.<\/p>\n<p>Singkat cerita, lingkaran berhasil menemukan celah dan mengubah sebuah ide yang cukup idealis tanpa business plan yang jelas, menjadi sebuah bisnis yang bukan hanya menguntungkan namun juga berdampak.<\/p>\n<p>Kami berhasil berkembang <strong>2.000x\u00a0secara finansial<\/strong>, membuat <strong>400+ program<\/strong>, membantu <strong>4.000+ pelajar berkembang<\/strong>, dan menciptakan\u00a0<strong>\u221e kesempatan berkolaborasi<\/strong>. Seperti yang saya sempat tuliskan dalam artikel\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/lingkaran.co\/2017-review-how-to-thrive-your-creative-business-in-todays-world\/\">How to Thrive Your Creative Business in Today\u2019s World<\/a><\/strong>,<strong>\u00a0<\/strong>beberapa kata kuncinya adalah <em><strong>&#8220;Hold The Vision, Trust The Process&#8221;<\/strong><\/em> serta <em><strong>&#8220;Be Agile&#8221;<\/strong><\/em>. Kedua kata kunci itulah yang akan saya bahas lebih lanjut pada kesempatan kali ini.<\/p>\n<p>Dari keduanya, akhirnya menuntun saya kepada metode yang menjadi cikal bakal berkembangnya lingkaran menjadi seperti sekarang\u2013 yaitu <em><strong>Business Model Innovation<\/strong><\/em>.\u00a0Tujuan utamanya adalah untuk merealisasikan sumber pendapatan baru dengan meningkatkan nilai produk \/ servis dan bagaimana produk \/ servis diberikan kepada pelanggan.\u00a0Setelah tahun pertama berjuang dengan model bisnis B2C kami, akhirnya kami menemukan model B2B \u2013 sebenarnya lebih ke kami lah yang dipertemukan. Sejak saat itu kami tidak hanya membantu publik untuk berkembang, namun juga <em>big corporations<\/em> untuk kebutuhan internal\u2013 mengembangkan tim dan karyawan mereka serta <em>multinational brands<\/em> untuk kebutuhan eksternal\u2013 engage dengan target pasar mereka, terutama young entrepreneurs.<\/p>\n<p>Pada akhirnya kami mengkukuhkan layanan <strong><em>lingkaran for Business<\/em><\/strong> kami yang memang diperuntukan untuk B2B. Perjalanan B2B kami pun dimulai hingga kami juga dipercaya untuk bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan serta <em>brand-brand<\/em> besar diantaranya; LINE, Unilever, Samsung, Nestle, Badan Ekonomi Kreatif, Otoritas Jasa Keuangan Telkomsel,\u00a0 Sampoerna, dan beberapa bank nasional maupun multinasional seperti HSBC, Bank Mandiri, Bank BTPN, dan Bank Bukopin. Untuk info selengkapnya dapat dilihat di portfolio kami.<\/p>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/lingkaran.co\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/lingkaran-for-business.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Download \u2013 lingkaran for Business Portfolio<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<p>Kembali ke cerita awal, jadi bagaimana ceritanya hingga kami dapat berada di titik saat ini? Kami menemukan fakta bahwa,<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>\u201c<em>Currency<\/em> saat ini adalah database, bahkan nilainya melebihi revenue.\u201d\u00a0<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<p>Setiap perusahaan atau bahkan tiap kita punya \u201c<em>Currency<\/em>\u201d nya masing-masing. Currency disini dapat diartikan sebagai nilai tukar atau <em>value<\/em> yang dicari atau yang ingin didapatkan. Kenapa database? Sama seperti halnya <em>KOL<\/em> atau <em>influencer<\/em>, <em>currency<\/em> \/ <em>value<\/em> mereka adalah <em>followers<\/em> dan <em>influences<\/em> nya. Perusahaan-perusahaan rela mengeluarkan dana besar untuk menukarkannya sesuai dengan jumlah <em>followers<\/em> nya serta seberapa berpengaruhnya mereka.<\/p>\n<p>Contoh lainnya adalah fenomena <em>startup technology<\/em>. Mereka berani \u201cmembakar\u201d <em>cash<\/em>-nya bahkan hingga <em>cash flow<\/em> nya negatif untuk menukarkan dengan <em>currency<\/em> lainnya seperti: <strong>database<\/strong>, <strong><em>behaviour changes<\/em><\/strong>, <strong><em>top-of-mind awareness<\/em><\/strong>, dll.\u00a0Whatsapp membakar modal awalnya tanpa mendapatkan revenue guna mengumpulkan user database dan pada akhirnya dijual $19 milyar\u00a0kepada Facebook.\u00a0Go-Jek mensubsidi setiap transaksinya di awal guna mengajak sebanyak-banyaknya user untuk memakai app nya dan pada akhirnya berhasil mengubah behaviour kita. Sekarang semahal apapun layanan Go-Jek, kita sudah pasti tetap memakainya.<\/p>\n<p><strong><span style=\"font-size: 14pt;\">&#8220;Technology is only an enabler. We have to focus to innovate our business model that will affect to our business plan.&#8221;<\/span><\/strong><\/p>\n<h5><span style=\"color: #ffffff;\">&#8211;<\/span><\/h5>\n<p>Sebenernya <em>Business Model<\/em> itu apa sih? <em>Business Model\u00a0<\/em>menggambarkan dasar pemikiran tentang bagaimana perusahaan \/ organisasi menciptakan, menyampaikan, dan menangkap <em>values<\/em>.<\/p>\n<div  class=\"lightbox col-md-12  \" ><a data-title=\"\"  href=\"https:\/\/lingkaran.co\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/Screen-Shot-2018-04-13-at-02.16.04.png\" data-rel=\"prettyPhoto\"><figure><div class=\"cs-image cs-image-frame\"><img src=\"https:\/\/lingkaran.co\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/Screen-Shot-2018-04-13-at-02.16.04.png\"  class=\"img-thumbnail\" alt=\"\" title=\"\"><\/div><figcaption><\/figcaption><\/figure><\/a><\/div>\n<p>Buat kamu yang mau latihan untuk menginovasikan <em>Business Model<\/em> kamu, kamu bisa pelajari dari metode-metode ini,<\/p>\n<ul>\n<li><strong><span style=\"color: #48a1c8;\"><a style=\"color: #48a1c8;\" href=\"http:\/\/designabetterbusiness.com\/\">Design a Better Business<\/a><\/span><\/strong><\/li>\n<li><strong><span style=\"color: #48a1c8;\"><a style=\"color: #48a1c8;\" href=\"https:\/\/strategyzer.com\/books\/value-proposition-design\">Value Proposition Design<\/a><\/span><\/strong><\/li>\n<li><strong><span style=\"color: #48a1c8;\"><a style=\"color: #48a1c8;\" href=\"https:\/\/www.boardofinnovation.com\/business-model-templates-tools\/\">Business Model Kit<\/a><\/span><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<p>Masuk ke judul utama yang akan kita bahas kali ini\u2013 berikut ini adalah,<\/p>\n<h4>7 Things to Help You Prepare and Execute Your Business Model and Plan<\/h4>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><div  class=\"lightbox col-md-12  \" ><a data-title=\"\"  href=\"https:\/\/lingkaran.co\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/Empathy-GIF-source.gif\" data-rel=\"prettyPhoto\"><figure><div class=\"cs-image cs-image-frame\"><img src=\"https:\/\/lingkaran.co\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/Empathy-GIF-source.gif\"  class=\"img-thumbnail\" alt=\"\" title=\"\"><\/div><figcaption><\/figcaption><\/figure><\/a><\/div><\/p>\n<h5 style=\"padding-left: 30px;\">01 &#8211; Empathy<\/h5>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><strong>Saya percaya bahwa bisnis hanyalah sebuah \u2018kendaraan\u2019 untuk kita memecahkan masalah yang kita temukan dan ingin tangani secara lebih berkelanjutan.<\/strong><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\">Di lingkaran, kami selalu memulai segala sesuatu dari orang-orang yang kami targetkan. Setelahnya kami membangun pemahaman lebih mendalam tentang masalah dan realitas mereka. Dari situ kami dapat menemukan kebutuhan pelanggan, kemudian menyetel kembali sumber daya, proses, dan rumus laba kami dengan proposisi nilai baru ini. Kamu mungkin tidak percaya menggunakan rasa empati yang besar, kita akan dapat menemukan dan membuka peluang-peluang berikutnya.<\/p>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><div  class=\"lightbox col-md-12  \" ><a data-title=\"\"  href=\"https:\/\/lingkaran.co\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/assumptions-dont-assume-GIF-by-SoulPancake-downsized_large.gif\" data-rel=\"prettyPhoto\"><figure><div class=\"cs-image cs-image-frame\"><img src=\"https:\/\/lingkaran.co\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/assumptions-dont-assume-GIF-by-SoulPancake-downsized_large.gif\"  class=\"img-thumbnail\" alt=\"\" title=\"\"><\/div><figcaption><\/figcaption><\/figure><\/a><\/div><\/p>\n<h5 style=\"padding-left: 30px;\">02 &#8211; Test Your Assumption<\/h5>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><strong>Sebelum kamu menguji asumsi <em>Business Model<\/em> kamu langsung ke jalan, rencana bisnis kamu hanyalah sebuah tulisan kreatif.<\/strong><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\">Bisnis didasarkan pada ide dan asumsi. Perbedaan antara bisnis yang baik dan yang buruk terletak pada kemampuan untuk memvalidasi asumsi tersebut. Yang menjadi pertanyaan utamanya adalah, \u201cBagaimanakah bisnis \/ startup kamu memberikan, menciptakan, dan menangkap values?\u201d<\/p>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><div  class=\"lightbox col-md-12  \" ><a data-title=\"\"  href=\"https:\/\/lingkaran.co\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/BSP.gif\" data-rel=\"prettyPhoto\"><figure><div class=\"cs-image cs-image-frame\"><img src=\"https:\/\/lingkaran.co\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/BSP.gif\"  class=\"img-thumbnail\" alt=\"\" title=\"\"><\/div><figcaption><\/figcaption><\/figure><\/a><\/div><\/p>\n<h5 style=\"padding-left: 30px;\">03 &#8211; <span style=\"color: #48a1c8;\"><a style=\"color: #48a1c8;\" href=\"https:\/\/lingkaran.co\/bsp\/\">Business Starter Pack<\/a><\/span><\/h5>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><strong>Yang saya tidak tahu dulu adalah mau mulai darimana? Model dan rencana bisnisnya gimana ? Segmentasi pasarnya siapa? Mesti minta saran sama siapa ya?<\/strong><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\">Nah program <a href=\"https:\/\/lingkaran.co\/bsp\">Business Starter Pack<\/a> akan melengkapi kamu, calon Creativepreneuers, dengan keterampilan dan wawasan bisnis, resources dan tools, mentor bisnis, serta jaringan sesama pebisnis yang kamu perlukan untuk memulai dan mengembangkan bisnis yang sukses.\u00a0Kamu juga akan diajarkan tentang bagaiamana cara mendapatkan ide dan mengevaluasinya, cara mendapatkan pengguna dan berkembang, cara melakukan penjualan dan pemasaran, cara merekrut tim, cara mengumpulkan uang, budaya perusahaan, operasional dan manajemen, strategi bisnis, dan hal-hal fundamental lainnya yang perlu kamu ketahui dan pelajari sebelum kamu memulai bisnis kamu.<\/p>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><div  class=\"lightbox col-md-12  \" ><a data-title=\"\"  href=\"https:\/\/lingkaran.co\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/Happy-Computer-GIF-source.gif\" data-rel=\"prettyPhoto\"><figure><div class=\"cs-image cs-image-frame\"><img src=\"https:\/\/lingkaran.co\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/Happy-Computer-GIF-source.gif\"  class=\"img-thumbnail\" alt=\"\" title=\"\"><\/div><figcaption><\/figcaption><\/figure><\/a><\/div><\/p>\n<h5 style=\"padding-left: 30px;\">04 &#8211; Products \/ Services and Market Calibration<\/h5>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><strong>Kamu harus secara teratur mengkalibrasi ulang bauran produk atau layananmu, termasuk <em>target market<\/em> mu. Semua proses harus mengacu kepada\u00a0bagaimana sebuah bisnis menghasilkan pendapatan, menimbulkan biaya, dan mengelola risikonya.<\/strong><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\">Permintaan yang tidak pasti adalah tantangan yang dihadapi semua bisnis dan dalam banyak hal merupakan risiko utama. Salah satu cara untuk mengurangi risiko tersebut adalah dengan melakukan perubahan pada campuran produk atau layanan perusahaan kamu. Kamu juga bisa mulai memfokuskan segmen pasar kamu.\u00a0Jadi, jika bisnis kamu saat ini masihmelayani beberapa segmen, mungkin yang terbaik adalah membagi lagi menjadi unit yang terfokus daripada mencoba menerapkan satu model. Cara lainnya adalah dengan menemukan kesamaan dari setiap produk atau layanan yang kamu berikan.\u00a0Kesamaan tersebut tidak hanya berbagi komponen di antara produk yang berbeda, namun juga merupakan kemampuan yang dibutuhkan untuk melayani berbagai produk, pelanggan, dan segmen pasar.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><div  class=\"lightbox col-md-12  \" ><a data-title=\"\"  href=\"https:\/\/lingkaran.co\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/Pizza-Ocean-GIF-source.gif\" data-rel=\"prettyPhoto\"><figure><div class=\"cs-image cs-image-frame\"><img src=\"https:\/\/lingkaran.co\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/Pizza-Ocean-GIF-source.gif\"  class=\"img-thumbnail\" alt=\"\" title=\"\"><\/div><figcaption><\/figcaption><\/figure><\/a><\/div><\/p>\n<h5 style=\"padding-left: 30px;\">05 &#8211; Moving to Blue Ocean Strategy<\/h5>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><strong><em>Blue Ocean Strategy<\/em>\u00a0mengacu pada penciptaan ruang pasar baru oleh perusahaan dengan membuat maupun mengidentifikasi permintaan baru yang membuat para pesaing lainnya tidak relevan dan membuat nilai konsumen baru sekaligus mengurangi biaya.<\/strong><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\">Kamu dapat memulainya dengan memilih area yang tepat untuk memulai dan membangun tim <em>Blue Ocean<\/em> yang tepat untuk inisiatif ini, memperjelas mengenai keadaan bermain saat ini, mengungkap <em>pain points<\/em> tersembunyi dari pelanggan yang membatasi ukuran industri saat ini dan menemukan &#8216;lautan orang-orang yang belum menjadi pelanggan&#8217;, secara sistematis merekonstruksi batas pasar dan mengembangkan peluang <em>Blue Ocean<\/em> alternatif, dan terakhir memilih langkah <em>Blue Ocean<\/em> yang tepat, melakukan tes pasar yang cepat, menyelesaikan, dan meluncurkan perubahan.<\/p>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><div  class=\"lightbox col-md-12  \" ><a data-title=\"\"  href=\"https:\/\/lingkaran.co\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/Great-Success-Win-GIF-source.gif\" data-rel=\"prettyPhoto\"><figure><div class=\"cs-image cs-image-frame\"><img src=\"https:\/\/lingkaran.co\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/Great-Success-Win-GIF-source.gif\"  class=\"img-thumbnail\" alt=\"\" title=\"\"><\/div><figcaption><\/figcaption><\/figure><\/a><\/div><\/p>\n<h5 style=\"padding-left: 30px;\">06 &#8211; Unfortunately\u00a0A Good Model Is Not Enough<\/h5>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><strong>Setiap perusahaan \/ organisasi harus dibangun di atas model bisnis yang sehat, terlepas apakah para pendirinya atau manajernya memahami apa yang mereka lakukan dalam istilah-istilah tersebut. Namun harus dicamkan bahwa <em>Business Model<\/em> tidak sama dengan strategi, meskipun banyak orang menggunakan istilah ini secara bergantian hari ini.<\/strong><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\">Selain membangun dan mengembangkan <em>Business Model<\/em> yang layak dan sehat, setelahnya kamu juga harus mempertimbangkan strategi bisnis kamu.\u00a0Strategi kompetitif menjelaskan bagaimana kamu akan menjalankan bisnis yang lebih baik dari kompetitor kamu. Dan melakukan yang lebih baik, berarti memiliki perbedaan yang signifikan. Suatu bisnis\u00a0mencapai kinerja yang unggul ketika mereka unik. Sehingga kamu harus membangun integrasi dan hubungan yang erat antara <em>Business Model<\/em> yang kamu sudah buat sebelumnya, dengan <em>Business Strategy<\/em> yang akan membuat kamu unggul di segmen pasar yang kamu targetkan.<span style=\"color: #ffffff;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8211;<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><div  class=\"lightbox col-md-12  \" ><a data-title=\"\"  href=\"https:\/\/lingkaran.co\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/Book-GIF-source.gif\" data-rel=\"prettyPhoto\"><figure><div class=\"cs-image cs-image-frame\"><img src=\"https:\/\/lingkaran.co\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/Book-GIF-source.gif\"  class=\"img-thumbnail\" alt=\"\" title=\"\"><\/div><figcaption><\/figcaption><\/figure><\/a><\/div><\/p>\n<h5 style=\"padding-left: 30px;\">07 &#8211; Learn, Review, Build, Measure, Repeat<\/h5>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><strong><em>Business Model <\/em>perusahaan harus berubah untuk memastikan keberhasilannya dan, pada akhirnya, kelangsungan hidupnya.<em>\u00a0<\/em>Inovasinya\u00a0adalah proses, juga hasilnya. Perubahan sekecil apapun dapat memberikan dampak secara radikal dan sangat bermanfaat bagi pelanggan dan juga bisnisnya.<\/strong><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\">Pengembangan dan inovasi <em>Business Model<\/em> harus selalu berlangsung.\u00a0Model bisnis baru tidak hanya dibuat di papan gambar. Pengembangan model bisnis harus mengikuti <em>&#8220;Trial and Error Principle&#8221;: Design Prototype Test<\/em>.\u00a0Inovasi <em>Business Model<\/em> tidak harus selalu berhubungan dengan teknologi baru atau produk baru, namun dengan metode dan hasil yang tepat memiliki potensi untuk merevolusi industri secara menyeluruh.<\/p>\n<h5><span style=\"color: #ffffff;\">&#8211;<\/span><\/h5>\n<h5><span style=\"color: #ffffff;\">&#8211;<\/span><\/h5>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8211; \u201cThe two greatest days of your life are the day you were born, and the day you find out what your purpose is.\u201d Awal tahun ini saya sempat menulis terkait purpose saya dan lingkaran dalam, How to Thrive Your Creative Business in Today\u2019s World. Singkat cerita, lingkaran berhasil menemukan celah dan mengubah sebuah ide yang cukup idealis tanpa business plan yang jelas, menjadi sebuah bisnis yang bukan hanya menguntungkan namun juga berdampak. Kami berhasil berkembang 2.000x\u00a0secara finansial, membuat 400+ program, membantu 4.000+ pelajar berkembang, dan menciptakan\u00a0\u221e kesempatan berkolaborasi. Seperti yang saya sempat tuliskan dalam artikel\u00a0How to Thrive Your Creative Business in Today\u2019s World,\u00a0beberapa kata kuncinya adalah &#8220;Hold The Vision, Trust The Process&#8221; serta &#8220;Be Agile&#8221;. Kedua kata kunci itulah yang akan saya bahas lebih lanjut pada kesempatan kali ini. Dari keduanya, akhirnya menuntun saya kepada metode yang menjadi cikal bakal berkembangnya lingkaran menjadi seperti sekarang\u2013 yaitu Business Model Innovation.\u00a0Tujuan utamanya adalah untuk merealisasikan sumber pendapatan baru dengan meningkatkan nilai produk \/ servis dan bagaimana produk \/ servis diberikan kepada pelanggan.\u00a0Setelah tahun pertama berjuang dengan model bisnis B2C kami, akhirnya kami menemukan model B2B \u2013 sebenarnya lebih ke kami lah yang dipertemukan. Sejak saat itu kami tidak hanya membantu publik&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":73,"featured_media":13105,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false},"categories":[262,598,204],"tags":[504,1163,1164,1166,543,1167,1165],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13055"}],"collection":[{"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/73"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13055"}],"version-history":[{"count":35,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13055\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13200,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13055\/revisions\/13200"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13105"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13055"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13055"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13055"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}