{"id":15781,"date":"2019-01-22T23:23:12","date_gmt":"2019-01-22T16:23:12","guid":{"rendered":"http:\/\/v1.lingkaran.co\/?p=15781"},"modified":"2019-01-23T01:53:43","modified_gmt":"2019-01-22T18:53:43","slug":"firetalks-bdg-business-2019-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/firetalks-bdg-business-2019-2\/","title":{"rendered":"Firetalks Bandung: Business Forecast 2019"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong><em>Pada tanggal 8 Desember 2018 lalu, lingkaran menyelenggarakan trend forecasting talk berjudul Firetalks untuk mengakomodasi para business owner dalam menghadapi perubahan-perubahan di tahun 2019.<\/em><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<p>Dalam memulai dan mengelola bisnis, kita harus selalu menyesuaikan dengan keadaan yang terus-menerus berubah. Kita tidak bisa menerka secara pasti apa yang akan terjadi dengan bisnis kita di masa depan, namun kita dapat mengurangi resiko-resiko yang akan terjadi dengan cara memprediksi kejadian-kejadian yang mungkin terjadi. Maka dari itu <em>business forecasting<\/em> dinilai dapat membantu para <em>business owner<\/em> untuk membuat keputusan yang tepat untuk mengurangi resiko.<\/p>\n<p><strong>Firetalks<\/strong> diadakan di <strong>The Greater Hub Bandung<\/strong> dan dimoderatori oleh <strong>Arif Hakim<\/strong> selaku <strong>Bandung Chapter Host lingkaran<\/strong>. Talkshow ini diisi oleh <strong>Ajie Santika<\/strong>, selaku <strong>CEO dari Everidea Interactive;<\/strong>\u00a0<strong>Tri Adi Pasha<\/strong>, selaku <strong>representatif dari 1%LAB;<\/strong>\u00a0dan <strong>Seterhen Akbar<\/strong>, <strong>CEO dari Labtek Indie<\/strong>.<\/p>\n<p>Acara ini dimulai dengan napak tilas kejadian-kejadian penting yang terjadi di tahun 2019 seperti <strong>Asian Games 2019<\/strong>, <strong>IMF World Bank Meeting<\/strong>, serta <strong>Pilkada<\/strong> serentak. Seluruh pembicara juga menambahkan kejadian-kejadian penting di tahun 2018 dari kacamata mereka masing-masing.<\/p>\n<div id=\"post_tag\" class=\"tagsdiv\"><\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<h5>Ajie Santika:<\/h5>\n<p>\u201cKalau saya sendiri sih lebih ke potensi di 2018 ini bahwa orang semakin paham kalau <em>creative industry<\/em> atau <em>creative economy<\/em> adalah industri yang besar. Kalau kalian lihat venture capital itu biasanya <em>invest<\/em> di startup, nah tahun 2018 itu peralihan dimana <em>venture capital<\/em> mulai <em>invest<\/em> di film dan <em>creative entertainment<\/em> lainnya.\u201d<\/p>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<h5>Tri Adi Pasha:<\/h5>\n<p>\u201cSaya mau cerita aja apa yang terjadi sama saya di 2018 dan bagaimana saya melihatnya. Jadi, tahun 2018 itu adalah tahun terakhir saya ngobrak ngabrik kurikulum di SBM ITB untuk tahun pertama. Saya buat tim pengajarnya 20 orang dan belum ada yang s2, jadi saya masukin 20 orang itu ke dalam SBM dengan kontrak yang terpisah.<\/p>\n<p>&#8220;Pertanyaannya adalah, kalau institusi segede SBM ITB bisa ngeluarin kontrak seperti itu, berarti sebenernya ada kebutuhan yang <em>urgent<\/em> kan tentang perubahan? Dan orang-orang yang ngelakuin perubahan tersebut adalah orang-orang yang diluar struktur.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi buat saya tuh 2018 ada kebutuhan perubahan di ranah struktural. Tapi buat saya ini simbolik banget, ini adalah representasi yang cukup mikro loh, bahwa ada institusi sebesar ini yang berani nerima perubahan. Sehingga <em>changes<\/em> itu dibutuhkan.\u201d<\/p>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<h5>Seterhen Akbar:<\/h5>\n<p>\u201c2018 ini kita ngeliat <em>growth<\/em> pemahaman terhadap proses <em>product development<\/em> yang utuh makin besar. <em>Customer<\/em> lebih <em>open<\/em> tentang proses <em>agile<\/em> dan proses <em>non-linear<\/em>, sehingga ketidakpastian terhadap <em>product development<\/em> memang dilihat sebagai suatu kewajaran. Biasanya kan kalau orang pemerintah kalau bikin project itu harus sesuai kerangka acuan kerja, sehingga kalau membuat <em>improvement<\/em> yang lebih efisien nggak boleh juga.\u201d<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<blockquote><p><strong><em>Kemudian, lingkaran juga bertanya tentang apa yang akan menjadi kebutuhan populer di tahun 2019 menurut industri dari masing-masing speaker.<\/em><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h5><strong><span style=\"color: #ffffff;\">&#8212;<\/span><\/strong><\/h5>\n<h5>Ajie Santika:<\/h5>\n<p>\u201cKalau dari data apapun, pariwisata Indonesia itu lagi membaik dan bandara banyak dibangun. Hanya pengadaan fasilitas SDM dan lain-lainnya tidak bisa mengikuti. Jadi dunia tuh udah pada tau Indonesia tuh kayak apa dan potensi-potensinya.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau di industri <em>game<\/em>, tahun 2019 kita prediksi 99% <em>market share<\/em> <em>games<\/em> dikuasai oleh asing. Penetrasi <em>games<\/em> di Indonesia tahun 2020 tuh bisa sampai 50%, kalau sekarang masih 40% dari <em>game-game mobile<\/em> seperti mobile legends.<\/p>\n<p>&#8220;Selain itu, korporasi banyak yang lagi berlomba-lomba bikin consumer goods versi sendiri. Nggak cuma di bidang kuliner tapi hal-hal lain seperti <em>make-up<\/em>. Contohnya ada line kosmetik yang dimiliki oleh oppo.\u201d<\/p>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<h5>Tri Adi Pasha:<span style=\"color: #ffffff;\">&#8212;<\/span><\/h5>\n<p>&#8220;Kalau saya sebagai produsen, saya mau bilang kedepannya ngga akan ada trend. Kenapa? Soalnya stress level orang-orang udah makin tinggi buat ngomongin changes yang semakin cepat. Sebenarnya kita duduk di acara ini ngomongin <em>forecast<\/em> karena kita panik karena bakal ada <em>changes<\/em>. Tapi kedepannya kita tidak terlalu mementingkan perubahan.\u201d<\/p>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<h5>Seterhen Akbar:<\/h5>\n<p>\u201cSecara global, korporat akan semakin butuh <em>digital transformation<\/em>, sebenernya ini di-<em>backing<\/em> sama kejadian tahun 2016 waktu itu <em>microsoft<\/em> sama <em>harvard business<\/em> bikin <em>digital transformation<\/em>. Setelah mereka survey ke ratusan korporat di dunia dengan pertanyaan \u2018kapan kita akan kena <em>digital disruption<\/em>?\u2019 dan mayoritas bilang akan ke-disrupt dalam 3 tahun kedepan, yaitu 2017 sampai 2020.\u201d<\/p>\n<div  class=\"lightbox col-md-12  \" ><a data-title=\"\"  href=\"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/01\/68A7C261-778F-4074-8520-FA684CD58ECF.jpg\" data-rel=\"prettyPhoto\"><figure><div class=\"cs-image cs-image-frame\"><img src=\"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/01\/68A7C261-778F-4074-8520-FA684CD58ECF.jpg\"  class=\"img-thumbnail\" alt=\"\" title=\"\"><\/div><figcaption><\/figcaption><\/figure><\/a><\/div>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<blockquote><p><em><strong>lingkaran juga bertanya hal-hal yang lebih spesifik, pertanyaan pertama adalah bagaimana setiap speaker melihat pemerintah dan regulasinya dalam pengaruh bisnis di tahun 2019.<\/strong><\/em><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<h5>Ajie Santika:<\/h5>\n<p>\u201cKalau dulu biasanya kan orang kalau mencapai umur 40an dan udah sukses baru masuk ke ranah pemerintah. Makanya orang pemerintahan biasanya kolot-kolot, dan biasanya skemanya akan berujung korupsi. Sekarang kan semakin banyak perubahan, kayak anak muda akhirnya bisa masuk di pemerintahan. Jadi skema seperti itu sudah bisa berubah.\u201d<\/p>\n<h5><span style=\"color: #ffffff;\">&#8212;<\/span><\/h5>\n<h5>Seterhen Akbar:<\/h5>\n<p>\u201cMenurut saya secara nasional, banyak hal udah mulai <em>shifting<\/em>. <em>Drive<\/em>-nya juga udah mulai bermunculan seperti Go-Jek dan BEKRAF. Saya juga dapet kabar dari teman saya di badan pemerintahan kalau orang-orang muda sudah bisa ngasih input tentang bagaimana harusnya Indonesia dibangun dari segi infrastruktur dan lain-lain.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau di level sehari-hari, skenario pemerintah nge-<em>reach out<\/em> kita langsung untuk bikin suatu drive kayaknya masih nggak mungkin. Jadi menurut saya mendingan kita yang <em>disrupt<\/em> dan nanti pemerintah tinggal ngikutin atau ngasih legitimasi secara formalnya.\u201d<\/p>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<blockquote><p><em><strong>Karena firetalks kali ini dilaksanakan di Bandung, lingkaran juga menggali pendapat speaker tentang Bandung, sebagai kota kreatif dan evolusinya di tahun 2019.<\/strong><\/em><\/p><\/blockquote>\n<h5><span style=\"color: #ffffff;\">&#8212;<\/span><\/h5>\n<h5>Ajie Santika:<\/h5>\n<p>\u201cMenurut saya Bandung itu kota yang ideal kalau kita mau membangun peradaban di kota lain. Bandung itu ceritanya agak-agak mirip dengan cerita Soekarno-Inggit Ganarsih, dulu Soekarno ketika masih susah menikah dengan bu Inggit yang orang Bandung, beliau mengantarkan Soekarno sampai ke gerbang kemerdekaan. Sama kayak semua orang produksi sesuatu dan dimulai di Bandung namun akhirnya diaplikasikan di kota lain.\u201c<\/p>\n<h5><span style=\"color: #ffffff;\">&#8212;<\/span><\/h5>\n<h5>Tri Adi Pasha:<\/h5>\n<p>\u201cSaya sebenernya cukup kaget ketika ngeliat<em> Research Development<\/em>-nya bukalapak ada di Dago, yang sebenernya deket banget dari ITB dan UNPAD. Ini berarti indikasi kalau modal-modal akan semakin mendekati Bandung. Bandung udah mulai <em>shifting<\/em> yang tadinya kota industri teh menjadi <em>tech<\/em>. Saya selalu percaya kalau kita butuh <em>space<\/em> produktif buat orang bisa berkreasi, dan tempat itu bukan Jakarta, dan kalau Bandung akan <em>shifting<\/em> menjadi Jakarta saya mending pindah ke luar kota sih.\u201d<\/p>\n<h5><span style=\"color: #ffffff;\">&#8212;<\/span><\/h5>\n<h5>Seterhen Akbar:<\/h5>\n<p>\u201cSaya cuma <em>observe<\/em> apa yang ada, pertama sudah ada inisiasi kereta cepat Jakarta-Bandung, Summarecon di Gedebage, Block 71 dateng ke Bandung, dan kereta Jakarta-Bandung tiketnya udah mulai susah didapetin. Menurut saya, Bandung akan semakin <em>obvious<\/em> menjadi substitusinya Jakarta. <em>Mungkin Bandung akan makin sibuk dan akan menjauh dari visi awalnya sebagai Paris van Java.\u201d<\/em><\/p>\n<h5><span style=\"color: #ffffff;\">&#8212;<\/span><\/h5>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<h6><div class=\"cs-seprator col-md-12  \" style=\"animation-duration: 1s; margin-top:7px; margin-bottom:7px;height: 1px;\">\r\n\t\t\t\t\t\t<span class=\"divider6\" >\r\n\t\t\t\t\t\t\t\r\n\t\t\t\t\t\t<\/span><span class=\"backtotop\"><a class=\"btn-back-top btnnext\" href=\"#\"><\/a><\/span>\r\n\t\t\t\t\t <\/div><\/h6>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<blockquote>\n<h6><em>Firetalks adalah event tahunan lingkaran yang membahas tentang prediksi-prediksi untuk tahun berikutnya. Firetalks tahun 2018 diadakan di Jakarta dan Bandung dan membahas tentang prediksi bisnis dan talent. Respon pembicara telah diedit untuk tujuan efisiensi dan kejelasan.<\/em><\/h6>\n<\/blockquote>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada tanggal 8 Desember 2018 lalu, lingkaran menyelenggarakan trend forecasting talk berjudul Firetalks untuk mengakomodasi para business owner dalam menghadapi perubahan-perubahan di tahun 2019. &nbsp; &#8212; Dalam memulai dan mengelola bisnis, kita harus selalu menyesuaikan dengan keadaan yang terus-menerus berubah. Kita tidak bisa menerka secara pasti apa yang akan terjadi dengan bisnis kita di masa depan, namun kita dapat mengurangi resiko-resiko yang akan terjadi dengan cara memprediksi kejadian-kejadian yang mungkin terjadi. Maka dari itu business forecasting dinilai dapat membantu para business owner untuk membuat keputusan yang tepat untuk mengurangi resiko. Firetalks diadakan di The Greater Hub Bandung dan dimoderatori oleh Arif Hakim selaku Bandung Chapter Host lingkaran. Talkshow ini diisi oleh Ajie Santika, selaku CEO dari Everidea Interactive;\u00a0Tri Adi Pasha, selaku representatif dari 1%LAB;\u00a0dan Seterhen Akbar, CEO dari Labtek Indie. Acara ini dimulai dengan napak tilas kejadian-kejadian penting yang terjadi di tahun 2019 seperti Asian Games 2019, IMF World Bank Meeting, serta Pilkada serentak. Seluruh pembicara juga menambahkan kejadian-kejadian penting di tahun 2018 dari kacamata mereka masing-masing. &nbsp; &#8212; Ajie Santika: \u201cKalau saya sendiri sih lebih ke potensi di 2018 ini bahwa orang semakin paham kalau creative industry atau creative economy adalah industri yang besar. Kalau kalian lihat venture capital&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":3322,"featured_media":15789,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false},"categories":[262,599,598,242,1360],"tags":[1055,1350,504,995,461,1029,1359],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15781"}],"collection":[{"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3322"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15781"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15781\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15800,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15781\/revisions\/15800"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15789"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15781"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15781"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15781"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}