{"id":17571,"date":"2021-03-18T17:00:01","date_gmt":"2021-03-18T10:00:01","guid":{"rendered":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/?p=17571"},"modified":"2021-03-22T20:56:50","modified_gmt":"2021-03-22T13:56:50","slug":"10-tips-untuk-yang-susah-konsentrasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/10-tips-untuk-yang-susah-konsentrasi\/","title":{"rendered":"Susah Konsentrasi? Ini 10 Tips Ampuh untuk Kamu!"},"content":{"rendered":"<p>Alo,\u00a0<em>learners<\/em>! Siapa nih yang tiap belajar susah konsentrasi? Gak heran dong karena saat ini pandemi memaksa kita semua untuk terus selalu melakukan kegiatan di depan layar <em>handphone<\/em>, tablet, komputer, dan laptop. Tak jarang banyak sekali distraksi yang masuk dari kolom notifikasi sehingga kita jadi susah konsentrasi saat belajar. Oleh karena itu, yuk simak tips konsentrasi belajar berikut!<\/p>\n<h2>Apa yang Membuat Kamu Susah Konsentrasi?<\/h2>\n<p>Layaknya<em> handphone<\/em> yang semakin lama dipakai semakin lemot, otak pun bisa merasakan hal serupa yang akan memengaruhi proses berpikir.\u00a0<span lang=\"id\">Dr. Daffner mengatakan bahwa hal ini dapat disebabkan oleh sejumlah stres fisiologis seperti peradangan, cedera pada pembuluh darah (terutama jika kamu memiliki tekanan darah tinggi), penumpukan protein abnormal, dan penyusutan otak yang terjadi secara alami. Selain itu, hal-hal berikut dapat menjadi penyebab mengapa kamu susah konsentrasi.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><em><strong>Underlying conditions<\/strong><\/em>, depresi atau gangguan tidur dapat merusak kemampuan kamu untuk berkonsentrasi. Begitu pun dengan efek penglihatan atau gangguan pendengaran.<\/li>\n<li><strong>Efek samping obat,<\/strong> beberapa obat, terutama obat untuk depresi atau alergi dapat memperlambat kemampuan kamu untuk berpikir jernih.<\/li>\n<li><strong>Memperoleh terlalu banyak informasi,<\/strong>\u00a0kita semua terus dibombardir dengan berbagai informasi dari TV, teman-teman, dan sosial media yang mengakibatkan perhatian kamu semakin mudah teralihkan dari apa yang harusnya dikerjakan.<\/li>\n<\/ol>\n<div style=\"width: 1010px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/images.unsplash.com\/photo-1493836512294-502baa1986e2?ixid=MXwxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHw%3D&amp;ixlib=rb-1.2.1&amp;auto=format&amp;fit=crop&amp;w=1000&amp;q=80\" alt=\"susah konsentrasi\" width=\"1000\" height=\"652\" \/><p class=\"wp-caption-text\">Photo by Unsplash.com<\/p><\/div>\n<p>Lalu, apa saja yang harus dilakukan agar kemampuan kamu berkonsentrasi meningkat? Berikut penjelasannya di bawah ini!<\/p>\n<h2>10 Tips Konsentrasi Belajar yang Perlu Diterapkan!<\/h2>\n<h3>1. Tingkatkan kemampuan konsentrasi secara bertahap<\/h3>\n<p><span lang=\"id\">Tips konsentrasi belajar yang pertama adalah mulailah dengan tujuan yang cukup mudah dan tingkatkan secara bertahap. Metode ini disebut <strong>pomodoro<\/strong>. Atur waktu selama 5 menit dan fokuskan waktu tersebut untuk belajar, kemudian istirahat 2 menit sebelum mulai belajar lagi selama 5 menit. <\/span><\/p>\n<p><span lang=\"id\">Setiap hari, tambahkan 5 menit untuk waktu kamu belajar, bersamaan dengan tambahan 2 menit istirahat. Setelah kamu merasa nyaman dengan pembagian waktu tersebut, kamu dapat\u00a0 memperpanjang sesi belajar dan mempersingkat waktu istirahat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Baca Juga: <strong><a href=\"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/tetap-fokus-dengan-teknik-pomodoro\/\">Tetap Fokus Dengan Teknik Podomoro<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>2. Buatlah <em>to-do list distraction<\/em><\/h3>\n<p id=\"tw-target-text\" class=\"tw-data-text tw-text-large XcVN5d tw-ta\" dir=\"ltr\"><span lang=\"id\">Untuk tetap konsentrasi mengerjakan tugas, setiap kali kamu memikirkan sesuatu yang ingin dicari, tulislah hal tersebut di selembar kertas atau <em>sticky notes<\/em>, dan berjanji pada diri sendiri bahwa kamu akan mencarinya setelah selesai mengerjakan tugas.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3>3. Meditasi<\/h3>\n<p>Jika kamu ingin meningkatkan konsentrasi belajar selama berjam-jam, mulailah dengan meditasi untuk 10 &#8211; 20 menit di pagi hari.<\/p>\n<h3>4. Melatih <em>mindfulness<\/em> sepanjang hari<\/h3>\n<p class=\"tw-data-text tw-text-large XcVN5d tw-ta\" dir=\"ltr\"><span lang=\"id\">Kamu dapat melatih <em>mindfulness<\/em> ini dimana pun dan kapan pun. Seperti saat makan, kamu bisa berlatih dengan benar-benar mengunyah makanan dan berkonsentrasi pada rasa dan teksturnya. <em>Mindfulness<\/em>\u00a0<\/span><span lang=\"id\">dapat membantu kamu melawan distraksi yang muncul saat sedang belajar atau pun mengerjakan tugas.<\/span><\/p>\n<h3>5. Rutin berolahraga<\/h3>\n<div id=\"attachment_17579\" style=\"width: 1510px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img aria-describedby=\"caption-attachment-17579\" loading=\"lazy\" class=\"wp-image-17579 size-full\" src=\"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/bruno-nascimento-PHIgYUGQPvU-unsplash-1.jpg\" alt=\"susah konsentrasi\" width=\"1500\" height=\"1000\" srcset=\"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/bruno-nascimento-PHIgYUGQPvU-unsplash-1.jpg 1500w, https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/bruno-nascimento-PHIgYUGQPvU-unsplash-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/bruno-nascimento-PHIgYUGQPvU-unsplash-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/bruno-nascimento-PHIgYUGQPvU-unsplash-1-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/bruno-nascimento-PHIgYUGQPvU-unsplash-1-272x182.jpg 272w\" sizes=\"(max-width: 1500px) 100vw, 1500px\" \/><p id=\"caption-attachment-17579\" class=\"wp-caption-text\">Photo by Bruno Nascimento on Unsplash.com<\/p><\/div>\n<p id=\"tw-target-text\" class=\"tw-data-text tw-text-large XcVN5d tw-ta\" dir=\"ltr\"><span lang=\"id\">Peneliti telah menemukan bahwa siswa yang melakukan olahraga sebelum mengikuti tes memiliki performa yang lebih baik daripada siswa yang tidak melakukan olahraga. Para peneliti juga menemukan bahwa olahraga membantu kemampuan otak kita untuk mengabaikan distraksi yang ada.<\/span><\/p>\n<h3>6. Melatih Otak dengan Menghafalkan Sesuatu<\/h3>\n<p id=\"tw-target-text\" class=\"tw-data-text tw-text-large XcVN5d tw-ta\" dir=\"ltr\"><span lang=\"id\">Mengingat banyak hal adalah cara terbaik untuk melatih otot-otot pikiran kamu. Buatlah target untuk menghafal puisi atau ayat-ayat suci setiap minggu.<\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: center;\">Baca Juga: <strong><a href=\"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/menjaga-positive-attitude\/\">5 Tips Kreatif dalam Menjaga Positif Attitude<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>7. Miliki Rasa Penasaran akan Suatu Hal<\/h3>\n<p id=\"tw-target-text\" class=\"tw-data-text tw-text-large XcVN5d tw-ta\" dir=\"ltr\"><span lang=\"id\">Semakin kamu ingin tahu tentang banyak hal, semakin besar kekuatan konsentrasi kamu dalam upaya apa pun.<\/span><\/p>\n<h3>8. Nyalakan mode <em>do not disturb<\/em><\/h3>\n<p>Mode ini dapat membisukan notifikasi telepon, sosial media, dan seluruh pemberitahuan di <em>handphone<\/em> yang dapat menyebabkan distraksi saat kamu belajar dan mengerjakan tugas.<\/p>\n<h3>9. Jangan Lupa Minum Air Putih<\/h3>\n<div id=\"attachment_17580\" style=\"width: 3010px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img aria-describedby=\"caption-attachment-17580\" loading=\"lazy\" class=\"wp-image-17580 size-full\" src=\"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/bluewater-globe-5S640atF5gc-unsplash.jpg\" alt=\"susah konsentrasi\" width=\"3000\" height=\"2000\" srcset=\"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/bluewater-globe-5S640atF5gc-unsplash.jpg 3000w, https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/bluewater-globe-5S640atF5gc-unsplash-300x200.jpg 300w, https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/bluewater-globe-5S640atF5gc-unsplash-768x512.jpg 768w, https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/bluewater-globe-5S640atF5gc-unsplash-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/bluewater-globe-5S640atF5gc-unsplash-272x182.jpg 272w\" sizes=\"(max-width: 3000px) 100vw, 3000px\" \/><p id=\"caption-attachment-17580\" class=\"wp-caption-text\">Photo by Bluewater Globe on Unsplash.com<\/p><\/div>\n<p id=\"tw-target-text\" class=\"tw-data-text tw-text-large XcVN5d tw-ta\" dir=\"ltr\"><span lang=\"id\">Otak sebagian besar terbuat dari air. Air bertindak sebagai peredam kejut untuk otak dan sumsum tulang belakang. Ini membantu sel-sel otak kamu menggunakan nutrisinya. Jadi, dehidrasi dalam jumlah kecil saja dapat menimbulkan efek yang merusak. Dehidrasi ringan telah terbukti menyebabkan penyusutan otak dan gangguan memori.<\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: center;\">Baca Juga:<strong> <a href=\"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/kiat-sukses-belajar-online\/\">Belajar Online Menyusahkan? Coba 5 Kiat Sukses ini!<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>10. Berlatih mendengarkan dengan penuh perhatian<\/h3>\n<p dir=\"ltr\">Tips konsentrasi belajar yang satu ini tidak hanya berguna untuk upaya intelektual, tetapi juga merupakan keterampilan interpersonal yang penting. Pada saat yang sama, usaha untuk memfokuskan semua energi kamu pada orang lain akan memperkuat otot konsentrasi kamu secara keseluruhan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Itu dia 10 tips konsentrasi belajar yang perlu kamu ketahui\u00a0 di kala pandemi ini! Jadi, sekarang gak ada alasan lagi untuk bermalas-malasan kan?<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Nah, pas banget nih untuk kamu yang sedang ingin meningkatkan <em>self-development<\/em>, <a href=\"https:\/\/lingkaran.co\/about\">lingkaran<\/a> punya banyak kelas menarik. Kamu bisa cek\u00a0<a href=\"https:\/\/lingkaran.co\/programs?page=1\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>\u00a0ya!<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: center;\"><em><strong>#SemuaBisaBarengLingkaran<\/strong><\/em><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sources:<\/p>\n<ol>\n<li><a href=\"https:\/\/www.health.harvard.edu\/mind-and-mood\/tips-to-improve-concentration\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tips to Improve Concentration<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.healthline.com\/health\/how-to-improve-memory#21.-Dont-binge-drink\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">25 Ways to Improve Your Memory<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.artofmanliness.com\/articles\/your-concentration-training-program-11-exercises-that-will-strengthen-your-attention\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">11 Exercises That Will Strengthen Your Attention<\/a><\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Alo,\u00a0learners! Siapa nih yang tiap belajar susah konsentrasi? Gak heran dong karena saat ini pandemi memaksa kita semua untuk terus selalu melakukan kegiatan di depan layar handphone, tablet, komputer, dan laptop. Tak jarang banyak sekali distraksi yang masuk dari kolom notifikasi sehingga kita jadi susah konsentrasi saat belajar. Oleh karena itu, yuk simak tips konsentrasi belajar berikut! Apa yang Membuat Kamu Susah Konsentrasi? Layaknya handphone yang semakin lama dipakai semakin lemot, otak pun bisa merasakan hal serupa yang akan memengaruhi proses berpikir.\u00a0Dr. Daffner mengatakan bahwa hal ini dapat disebabkan oleh sejumlah stres fisiologis seperti peradangan, cedera pada pembuluh darah (terutama jika kamu memiliki tekanan darah tinggi), penumpukan protein abnormal, dan penyusutan otak yang terjadi secara alami. Selain itu, hal-hal berikut dapat menjadi penyebab mengapa kamu susah konsentrasi. Underlying conditions, depresi atau gangguan tidur dapat merusak kemampuan kamu untuk berkonsentrasi. Begitu pun dengan efek penglihatan atau gangguan pendengaran. Efek samping obat, beberapa obat, terutama obat untuk depresi atau alergi dapat memperlambat kemampuan kamu untuk berpikir jernih. Memperoleh terlalu banyak informasi,\u00a0kita semua terus dibombardir dengan berbagai informasi dari TV, teman-teman, dan sosial media yang mengakibatkan perhatian kamu semakin mudah teralihkan dari apa yang harusnya dikerjakan. Lalu, apa saja yang harus dilakukan agar&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":3356,"featured_media":17582,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false},"categories":[262,1403,600],"tags":[1391,604,19,291,205,417],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17571"}],"collection":[{"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3356"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17571"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17571\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17645,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17571\/revisions\/17645"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17582"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17571"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17571"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17571"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}