{"id":17698,"date":"2021-03-29T10:58:33","date_gmt":"2021-03-29T03:58:33","guid":{"rendered":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/?p=17698"},"modified":"2021-03-29T11:05:31","modified_gmt":"2021-03-29T04:05:31","slug":"yuk-intip-keseruan-tim-marketing-diskusi-bareng-jenzo-andika","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/yuk-intip-keseruan-tim-marketing-diskusi-bareng-jenzo-andika\/","title":{"rendered":"Yuk, Intip Keseruan Tim Marketing Diskusi Bareng Jenzo Andika"},"content":{"rendered":"<p>Alo<em>,\u00a0Gang!<\/em>\u00a0Seiring berkembangnya lingkaran sebagai <em>platform<\/em> edukasi kreatif, maka tim lingkaran perlu untuk meningkatkan performa tim sehingga dapat bertransformasi dengan baik. Untuk itu diperlukan pelatihan dan diskusi internal.<\/p>\n<p>Kali ini tim marketing lingkaran mendapat kesempatan untuk berdiskusi soal <em>content marketing<\/em> dan <em>performance marketing<\/em> bareng Jenzo Andika, Senior Digital Marketing Lead Brodo sekaligus Head of Digital Marketing &amp; Growth di Boleh Dicoba Digital.<\/p>\n<p>Diskusi yang berlangsung pada Kamis, 25 Maret 2021 ini menghasilkan banyak topik menarik yang akan dibahas dalam artikel ini. Apa saja isi topik diskusi kali ini? Simak artikel berikut ini!<\/p>\n<h2>Mendalami Konsumen dengan <em>Data Insight<\/em><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-17704 aligncenter\" src=\"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Screenshot-from-2021-03-28-20-46-11.png\" alt=\"\" width=\"430\" height=\"236\" srcset=\"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Screenshot-from-2021-03-28-20-46-11.png 1012w, https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Screenshot-from-2021-03-28-20-46-11-300x165.png 300w, https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Screenshot-from-2021-03-28-20-46-11-768x421.png 768w\" sizes=\"(max-width: 430px) 100vw, 430px\" \/><\/p>\n<p>Salah satu hal utama yang wajib dilakukan oleh seorang <em>marketer<\/em> adalah mengetahui konsumen dan pasar yang dituju. Hal ini penting supaya strategi yang dilakukan untuk pemasaran produk jadi lebih terarah dan tepat sasaran.<\/p>\n<p>Mungkin ada beberapa orang yang masih mengumpulkan data konsumen secara manual. Namun, apabila kapasitas dari suatu perusahaan tersebut cukup besar maka dibutuhkan <em>tool<\/em> yang dapat secara otomatis mengelola data tersebut.<\/p>\n<p>Dalam diskusi ini pun Jenzo memberikan gambaran tentang <em>tool<\/em> yang dapat mempermudah aktivitas data management seperti Databox yang melacak suatu data, Google Data Studi yang membantu visualisasi data.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan ini pun Jenzo sempat mengenalkan suatu tool tracking data bernama bdd.ai yang dikembangkan oleh Jenzo dan tim Boleh Dicoba Digital. Sama hal nya dengan Databox, bdd.ai ini dapat membantu seorang <em>data analyser<\/em> untuk menganalisis data konsumen secara mendalam.<\/p>\n<h2>Mengelola <em>Content Marketing<\/em> yang Relate dengan Konsumen<\/h2>\n<p>Konten merupakan salah satu hal penting dalam membangun suatu brand. Tanpa konten seseorang tidak dapat mengenali jenis produk dan apa yang ditawarkan dari produk.<\/p>\n<p>Diskusi kali ini, Jenzo menjelaskan bahwa membuat konten bukan hanya sekedar bagus dan enak untuk dilihat tetapi juga bermanfaat bagi audiens.<\/p>\n<p>Membangun relasi dengan audiens melalui konten bisa dikatakan cukup menantang. Karena fluktuasi dari tren yang terjadi di masyarakat menyebabkan perubahan minat audiens berubah-ubah. Untuk itu disarankan untuk terus update dengan berita dan fenomena yang terjadi akhir-akhir ini.<\/p>\n<p>Tren yang sering terjadi akhir-akhir ini terkadang bisa menjadi sumber konten di <em>social media<\/em>. Agar selalu <em>up-to-date<\/em> tidak melulu harus melihat <em>social media<\/em>, sebagai seorang <em>marketer<\/em> bisa mencari alternatif lain seperti di Google Trend.<\/p>\n<p>Dengan bantuan Google Trends ini bukan hanya tren di Indonesia saja tapi juga di seluruh dunia. Karena di Google Tren juga terdapat pilihan negara yang ingin diketahui.<\/p>\n<p>Dalam konten sendiri, setiap praktisi dalam bidang <em>marketing<\/em> memiliki cara nya masing-masing dalam menyampaikan pesan dalam Instagram. Ada pun beberapa yang meyakini bahwa pemasaran dengan memberikan unsur emosional lebih disukai oleh masyarakat saat ini.<\/p>\n<p>Banyak brand terkenal yang menjual nilai historis dan cerita yang membuat konsumen memiliki kedekatan dengan brand tersebut. Dalam hal ini Jenzo memberikan contoh kasus Brodo, dimana konten yang digunakan terdapat cerita tentang bagaimana produksi barang mereka dilakukan oleh para pekerja UMKM lokal. Dan tentunya hal ini juga diimbangi dengan pemilihan <em>copy<\/em> yang menarik seperti <em>&#8220;support produk lokal&#8221;<\/em><\/p>\n<h2>Memahami Algoritma Instagram yang Berubah-ubah<\/h2>\n<p style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone wp-image-17705\" src=\"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Screenshot-from-2021-03-28-20-44-57.png\" alt=\"\" width=\"472\" height=\"263\" srcset=\"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Screenshot-from-2021-03-28-20-44-57.png 1013w, https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Screenshot-from-2021-03-28-20-44-57-300x167.png 300w, https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Screenshot-from-2021-03-28-20-44-57-768x428.png 768w\" sizes=\"(max-width: 472px) 100vw, 472px\" \/><\/p>\n<p>Disisi lain, algoritma instagram ini membantu tim marketing untuk memahami keinginan dan minat dari seorang <em>followers<\/em>. Dalam diskusi ini juga dijelaskan bahwa untuk mendapatkan <em>engagement<\/em> yang tinggi hal yang perlu diperharikan adalah <em>share<\/em> dan <em>save<\/em> konten di Instagam.<\/p>\n<p>Disini juga dijelaskan bahwa Instagram sendiri memiliki beberapa <em>policy<\/em> tentang konten. Salah satu nya tentang Instagram Shadow dimana ini yang mengakibatkan profile tidak dapat ditemukan karena tidak sesuai dengan ketentuan.<\/p>\n<p>Sampai saat ini belum ada cara konkret untuk menuntaskan masalah ini, namun ada juga yang menyarankan agar interaksi dalam setiap konten baik itu di kolom komen atau pun di DM tidak menggunakan<em> template<\/em>.<\/p>\n<p>Pada akhirnya algoritma Instagram lebih mengutamakan <em>interest<\/em> dan <em>relationship<\/em> seorang user terhadap suatu konten. Sehingga memudahkan Instagram untuk memetakan user yang memiliki minat terhadap hal tertentu.<\/p>\n<p>Akhirnya sesi diskusi bareng Jenzo diakhiri dengan beberapa konklusi. Pertama, seorang <em>marketer<\/em> tidak hanya memikirkan strategi yang tepat untuk pemasaran tapi juga mengelola data konsumen dengan baik sebagai bagian dari aktivitas <em>remarketing<\/em>. Kedua, memahami minat pasar adalah hal utama yang dapat memberikan jalan agar brand dapat dikenal lebih luas.<\/p>\n<p>Jadi, gimana <em>gang<\/em>? Tim <em>marketing<\/em> sudah belajar banyak nih bareng Jenzo Andika. Kalau kamu gimana?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Alo,\u00a0Gang!\u00a0Seiring berkembangnya lingkaran sebagai platform edukasi kreatif, maka tim lingkaran perlu untuk meningkatkan performa tim sehingga dapat bertransformasi dengan baik. Untuk itu diperlukan pelatihan dan diskusi internal. Kali ini tim marketing lingkaran mendapat kesempatan untuk berdiskusi soal content marketing dan performance marketing bareng Jenzo Andika, Senior Digital Marketing Lead Brodo sekaligus Head of Digital Marketing &amp; Growth di Boleh Dicoba Digital. Diskusi yang berlangsung pada Kamis, 25 Maret 2021 ini menghasilkan banyak topik menarik yang akan dibahas dalam artikel ini. Apa saja isi topik diskusi kali ini? Simak artikel berikut ini! Mendalami Konsumen dengan Data Insight Salah satu hal utama yang wajib dilakukan oleh seorang marketer adalah mengetahui konsumen dan pasar yang dituju. Hal ini penting supaya strategi yang dilakukan untuk pemasaran produk jadi lebih terarah dan tepat sasaran. Mungkin ada beberapa orang yang masih mengumpulkan data konsumen secara manual. Namun, apabila kapasitas dari suatu perusahaan tersebut cukup besar maka dibutuhkan tool yang dapat secara otomatis mengelola data tersebut. Dalam diskusi ini pun Jenzo memberikan gambaran tentang tool yang dapat mempermudah aktivitas data management seperti Databox yang melacak suatu data, Google Data Studi yang membantu visualisasi data. Dalam kesempatan ini pun Jenzo sempat mengenalkan suatu tool tracking data bernama bdd.ai&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17710,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false},"categories":[1492],"tags":[627],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17698"}],"collection":[{"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17698"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17698\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17713,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17698\/revisions\/17713"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17710"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17698"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17698"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17698"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}