{"id":18802,"date":"2022-06-06T17:59:01","date_gmt":"2022-06-06T10:59:01","guid":{"rendered":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/?p=18802"},"modified":"2022-06-07T13:44:33","modified_gmt":"2022-06-07T06:44:33","slug":"deck-public-speaking-hack","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/deck-public-speaking-hack\/","title":{"rendered":"melingkaran: Deck &#038; Public Speaking Hack Training"},"content":{"rendered":"\n<p>Alo, gengs!<\/p>\n\n\n\n<p>Buat <em>deck <\/em>presentasi dan mempresentasikannya juga perlu teknik-teknik biar saat presentasi jadi percaya diri. Nah, untungnya Kepala Sekolah lingkaran, Wendy Pratama dan Riana Linda selaku Prakerja Project Head and Partnership mengadakan <em>training session <\/em>spesial untuk tim lingkaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, ada beberapa hal yang menarik untuk dibagikan, buat kalian, nih~<\/p>\n\n\n\n<h2><em>Deck &amp; Presentation Hack<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Deck <\/em>atau presentasi membicarakan pembicara, dapatkan perhatian audiens di awal dengan memberi mereka pertanyaan atau bermain <em>game <\/em>bersama. Kemudian, pertahankan fokus mereka dengan presentasi yang simpel namun tetap padat dengan isi yang ingin disampaikan. Jangan gunakan animasi berlebih untuk menghindari kebingungan audiens.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat membuat <em>pitch deck<\/em> yang menarik, ingat rumus 4C, yaitu <em>Catchy, Consistent, Clear, <\/em>&amp; <em>Concise:<\/em><\/p>\n\n\n\n<ul><li>Dengan <em><strong>Catchy <\/strong><\/em>teman-teman semua bisa menceritakan cerita yang <em>relate <\/em>dengan audiensnya. <\/li><li>Lalu, <em><strong>Consistent <\/strong><\/em>dengan penjelasan ceritanya, visualisasikan <em>pitch deck<\/em> dengan baik. <\/li><li><em><strong>Clear <\/strong><\/em>dengan menggunakan jargon-jargon tertentu yang bisa menambah kesan yang keren! <\/li><li>Serta <strong><em>Concise <\/em><\/strong>dengan waktu yang dimiliki saat presentasi, maksimal slide yang dibutuhkan, serta <em>balance timing<\/em>.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Selain itu, ada beberapa<strong> metode <em>storytelling<\/em><\/strong><em> <\/em>yang dapat digunakan untuk mengatur alur presentasimu. Akses <a href=\"https:\/\/blog.sparkol.com\/8-classic-storytelling-techniques-for-engaging-presentations\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>di sini<\/strong><\/a>, ya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, saat mempresentasikan suatu produk atau jasa, ingat kalimat ini:<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote\"><p><em><strong>Don&#8217;t tell about your product, but inspire them!<\/strong><\/em><\/p><cite>\u2014 Wendy Pratama<\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Untitled.jpeg\"><img loading=\"lazy\" width=\"750\" height=\"402\" src=\"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Untitled.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-18804\" srcset=\"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Untitled.jpeg 750w, https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Untitled-300x161.jpeg 300w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/a><figcaption><em>Pitch Deck Training<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2><em>Public Speaking Hack<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Kemudian, ada <em>Public Speaking Session <\/em>bersama Riana Linda, menurutnya, <em>public speaking<\/em> itu sebuah keberanian yang luar biasa karena harus berani berbicara di ruang publik dan harus <em>engage <\/em>dengan audiens untuk menghidupkan suasana dalam sebuah acara. Jadi, apresiasi lah <em>speaker <\/em>saat berbicara dengan mendengar secara seksama atau bahkan ikut aktif menjadi audiens yang meramaikan suasana.<\/p>\n\n\n\n<p>Sama seperti membuat <em>deck, <\/em>saat <em>public speaking <\/em>pun ada beberapa metode yang dapat dilakukan, di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<ul><li><em><strong>Extempore<\/strong><\/em>, metode ini memang jarang diterapkan untuk presentasi, namun <em>extempore <\/em>sendiri adalah metode dimana seseorang diberi waktu beberapa menit untuk berbicara dengan topik yang ada tanpa persiapan apapun. <em>Contohnya <\/em>saat <em>beauty pageant <\/em>menjawab pertanyaan dari para juri.<\/li><li><em><strong>Manuscript<\/strong>, <\/em>metode ini dilakukan di acara yang mengharuskan sedikit kesalahan saat berbicara atau berpidato. Pembicara akan cenderung melihat catatan yang dibawakannya tanpa melihat sekeliling selain saat ditanya. <em>Contohnya <\/em>saat juru bicara Presiden mengumumkan kebijakan baru.<\/li><li><em><strong>Memoriter<\/strong><\/em>, metode ini mengandalkan ingatan pembicara untuk membuat audiens tertarik dengan apa yang dikatakan oleh pembicara. Sehingga pembicara akan dapat melalukan <em>body language, <\/em>berjalan, dan lebih dapat bebas berimprovisasi. <em>Contohnya<\/em> adalah pembicara TEDx Talks. <\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Saat melakukan <em>public speaking, <\/em>perhatikan <em>body language, <\/em>pastikan tidak terlihat tegang atau terlalu lemas. Jika sulit dihindari, bisa berjalan sedikit untuk menutupinya. Selain itu, hindari gestur-gestur yang dapat mengganggu audiens dari apa yang harusnya dikatakan.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote\"><p><strong><em>Keep calm &amp; live in the moment, <\/em>aja~<\/strong><\/p><cite>\u2014 <em>Riana Linda<\/em><\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Untitled-2-1.jpeg\"><img loading=\"lazy\" width=\"750\" height=\"427\" src=\"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Untitled-2-1.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-18806\" srcset=\"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Untitled-2-1.jpeg 750w, https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Untitled-2-1-300x171.jpeg 300w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/a><figcaption><em>Public Speaking<\/em> <em>Training<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2>Ada lombanya, loh~<\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk memastikan <em>training <\/em>ini efektif, ada kompetisi <em>pitching <\/em>dengan topik dan metode <em>storytelling <\/em>tertentu untuk seluruh tim lingkaran yang sudah dibagi berkelompok. Pemenangnya dapat GoPay, loh~ Terdapat 2 kelompok pemenang untuk kompetisi <em>training <\/em>kali ini dengan penilaian sebagai berikut: ide\/konsep, <em>storytelling technique, visual design, presentation technique,<\/em> dan <em>public speaking theory.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Nah, itu baru satu dari banyak keseruan acara internal tim lingkaran. Ingin tahu lebih banyak keseruan lainnya? <em>Stay tuned, <\/em>ya~ \ud83d\ude4c<\/p>\n\n\n\n<p><sub>melingkaran adalah konten <em>employer branding <\/em>lingkaran. Episode ini adalah bagian dari Naik Kelas, Gas!: Pitch Deck Presentation. Kontributor: Luthfiyah Haniifah Oktaviani (AHR). Editor: Alia Salsabila (Content Marketing).<\/sub><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Alo, gengs! Buat deck presentasi dan mempresentasikannya juga perlu teknik-teknik biar saat presentasi jadi percaya diri. Nah, untungnya Kepala Sekolah lingkaran, Wendy Pratama dan Riana Linda selaku Prakerja Project Head and Partnership mengadakan training session spesial untuk tim lingkaran. Nah, ada beberapa hal yang menarik untuk dibagikan, buat kalian, nih~ Deck &amp; Presentation Hack Deck atau presentasi membicarakan pembicara, dapatkan perhatian audiens di awal dengan memberi mereka pertanyaan atau bermain game bersama. Kemudian, pertahankan fokus mereka dengan presentasi yang simpel namun tetap padat dengan isi yang ingin disampaikan. Jangan gunakan animasi berlebih untuk menghindari kebingungan audiens. Saat membuat pitch deck yang menarik, ingat rumus 4C, yaitu Catchy, Consistent, Clear, &amp; Concise: Dengan Catchy teman-teman semua bisa menceritakan cerita yang relate dengan audiensnya. Lalu, Consistent dengan penjelasan ceritanya, visualisasikan pitch deck dengan baik. Clear dengan menggunakan jargon-jargon tertentu yang bisa menambah kesan yang keren! Serta Concise dengan waktu yang dimiliki saat presentasi, maksimal slide yang dibutuhkan, serta balance timing. Selain itu, ada beberapa metode storytelling yang dapat digunakan untuk mengatur alur presentasimu. Akses di sini, ya. Kemudian, saat mempresentasikan suatu produk atau jasa, ingat kalimat ini: Don&#8217;t tell about your product, but inspire them! \u2014 Wendy Pratama Public Speaking Hack Kemudian,&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18810,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false},"categories":[1558,600],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18802"}],"collection":[{"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18802"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18802\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18809,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18802\/revisions\/18809"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18810"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18802"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18802"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lingkaran.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18802"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}