Yasmin Indah Azzahra

Alo learners! Siapa diantara kamu yang masih asing dengan istilah crowdsourcing? Padahal, di industri modern seperti sekarang, model bisnis urun daya ini sudah banyak diaplikasikan loh! Kalo kamu salah satu diantaranya, selamat karena kamu datang ke tempat yang tepat!
Di artikel ini, kita akan sama sama membahas sebenernya, apa itu crowdsourcing dan bagaimana penerapannya di dunia bisnis?
Yuk disimak sampai beres!
Apa itu crowdsourcing?
Crowdsourcing merupakan praktek untuk mengikutsertakan banyak orang demi mencapai tujuan atau output tertentu.
Biasanya, sekumpulan orang akan bergabung untuk melakukan suatu pekerjaan yang bersifat paid (freelancer) atau unpaid (volunteer), atau menyumbang informasi dengan berdiskusi pada forum yang disediakan.
Mungkin kamu pernah submit form online yang lewat di video YouTube kamu? Yes, kamu juga menyumbang informasi ke perusahaan yang sedang melakukan crowdsourcing.
Atau kamu sering menggunakan website Wikipedia, yang menggabungkan jutaan masyarakat di seluruh dunia untuk membuat, mengedit, dan menghapus berbagai topik, itu adalah contoh lain dari crowdsourcing.
Cara kerja crowdsourcing
Crowdsourcing dapat berbagai macam bentuknya, tergantung pada tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan. Ketika perusahaan memutuskan untuk menerapkan strategi crowdsourcing, mereka akan membagi suatu proyek yang sifatnya makro menjadi tugas-tugas kecil yang bisa diselesaikan secara individu.
Perusahaan biasanya menggunakan platform digital untuk mencari para pekerja yang nantinya akan mengerjakan tugas-tugas tersebut, terutama untuk beberapa skill spesifik yang tidak dimiliki oleh perusahaan.
Sebagai contoh, fastwork.id merupakan sebuah platform yang menghubungkan antara perusahaan ataupun individu yang membutuhkan bantuan para freelancer untuk proyeknya. Jasa yang dapat ditawarkan dapat berupa desain grafis, web dan pemrograman, hingga konsultasi.
Manfaat crowdsourcing bagi perusahaan
Crowdsourcing memungkinkan perusahaan melakukan suatu proyek tanpa harus membayar karyawannya selama sebulan penuh, sehingga metode ini lebih murah ketimbang rekrut pegawai.
Para freelancer ataupun volunteer akan diberi imbalan berdasarkan proyek yang dia kerjakan.
Crowdsourcing menjadi metode yang efektif ketika perusahaan dihadapkan oleh suatu pekerjaan yang sifatnya besar dan esensial. Membagi proyek besar menjadi tugas-tugas individual yang dikerjakan secara kolektif akan mempercepat penyelesaiannya.
Tidak semua perusahaan memiliki cukup staf dengan kualifikasi yang dibutuhkan.
Belum lagi biaya yang harus dikeluarkan ketika harus meningkatkan skill mereka dalam bidang baru.
Crowdsourcing dapat menjadi solusi tepat bagi masalah ini dengan menyediakan sumber daya yang tidak dimiliki, namun sangat diperlukan suatu perusahaan dalam menyelesaikan suatu proyek.
Banyak bisnis yang menggunakan praktik crowdsourcing untuk menjalin kedekatan dengan pelanggannya. selain mendapatkan insight ataupun informasi yang dibutuhkan, bisnis juga akan mendapatkan atensi lebih dari pelanggan atau crowd yang terlibat.
sebagai contoh, banyak pebisnis yang kini menggunakan fitur polling pada sosial media Instagram untuk menaikkan engagement dengan followersnya. Dengan polling ini, pebisnis akan mendapatkan informasi mengenai preferensi pelanggan, sekaligus menjalin interaksi dengan mereka.
So, itu dia penjelasan tentang crowdsourcing dan hal-hal yang perlu kamu tahu tentang metode bisnis ini. Siapapun sekarang bisa memberikan andil untuk sebuah perusahaan baik sebagai freelancer atau volunteer ,lho! Ini bisa jadi ajang buat kamu persiapan untuk memasuki dunia kerja nanti.
Jangan lupa untuk terus mengasah skill kamu supaya bisa bersaing dengan jutaan orang diluar sana. Kamu juga bisa bergabung bersama lingkaran karena kelas nya akan membantu kamu menambah pengetahuanmu. Jadi, tunggu apa lagi? Sign up sekarang!
Sources
What Is Crowdsourcing and How Does It Work? Definition and Example – TheStreet