Niken Desy N.

Ketika kamu memulai bisnis, kamu mungkin telah membeli perabot kantor, gawai, atau peralatan lain yang digunakan untuk menjalankan perusahaanmu. Sebagai pebisnis, baik di organisasi atau perusahaan (swasta maupun pemerintah), tentu aset yang dimiliki harus dipelihara. Sebab, aset ini sebagai sumber daya yang dapat memberikan manfaat sekaligus faktor yang mempengaruhi pertumbuhan, keberlanjutan, hingga kesuksesan finansial bisnis kamu. Baik itu termasuk aset berwujud (fisik) dan/atau tidak berwujud.
Aset berwujud sendiri berupa barang fisik seperti infrastruktur, peralatan, mesin, kendaraan, dan lain-lain. Sementara aset tidak berwujud dapat berupa database, data operasional, hak cipta, dan hak kekayaan intelektual. Jika aset dikelola dengan benar, aset dapat mendorong keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis kamu. Sebaliknya, jika manajemennya buruk, dapat merugikan bahkan menghambat peluang pertumbuhan bisnis. Itu mengapa, kamu nggak boleh lewatkan satu kunci ini dalam mengelola aset secara efektif dan efisien, yaitu manajemen aset!
Secara umum, manajamen aset merupakan proses sistematik sekaligus praktik operasional dan keuangan untuk memaksimalkan aset bisnis. Manajemen aset adalah proses untuk mendapatkan, mengoperasikan, memelihara, mengembangkan, dan menjual aset dengan biaya yang efektif.
Fokus dari manajemen aset adalah pada nilai yang diberikan dari aset tersebut ke bisnis selama siklus hidup aset, dari perolehan hingga pelepasannya. Lalu, dari mana sih pentingnya manajemen aset?
Dengan begitu, dari manajemen aset nantinya dapat mengurangi biaya, meningkatkan produktivitas, bahkan meningkatkan barang atau jasa dari bisnis kamu.
Dalam memanajemen aset, kamu perlu mengembangkan rencana strategis dalam mengelola aset yang benar.
Nah, dari penjelasan di atas setidaknya kamu sekarang paham garis besar manajemen aset itu apa dan bagaimana. Dengan begitu, diharapkan kamu mulai mengaplikasikannya dalam pengembangan bisnis kamu, ya!
Referensi: