ATL & BTL: Apa Sih Bedanya?
Pandemi COVID-19 mengakibatkan banyaknya masyarakat menggunakan berbagai teknik periklanan, salah satunya periklanan secara digitial. Bagi yang tertarik terhadap periklanan digital, singkatan ATL dan BTL mungkin tidak asing lagi bukan? Pentingnya penggunaan media digital baik untuk hiburan, komunikasi, atau pun periklanan, menarik perhatian banyak orang untuk mempelajari teknik dan aktivitas periklanan digital secara lebih mendalam, seperti aktivitas periklanan ATL dan BTL.
Aktivitas periklanan sendiri, biasanya dipergunakan untuk menarik perhatian audiens terhadap konten yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran terhadap merek atau pun produk yang ditampilkan. Nah, buat kalian semua yang tertarik mengenai ATL dan BTL untuk periklanan digital, yuk simak penjelasan lebih lanjutnya!
Jadi, apa sih itu ATL dan BTL? Nah, ATL merupakan singkatan dari Above the Line, sedangkan BTL adalah singkatan dari Below the Line. Aktivitas periklanan ATL dan BTL sendiri memiliki cara dan juga target yang berbeda. Penggunaan ATL biasanya dilakukan untuk meningkatkan kesadaran pengguna media masa terhadap konsep dan ide yang di iklankan. Media masa yang bisa digunakan untuk melakukan periklanan digital tersebut antara lain adalah saluran televisi, koran, dan juga radio, dimana audiensnya merupakan masyarakat luar.
Lalu, bagaimana dengan BTL? Below the Line sendiri merupakan aktivitas periklanan yang ditujukan untuk audiens yang lebih ditargetkan, dimana audiens diajak untuk mengenal produk atau pun jasa yang diiklankan lebih dalam. Dengan melakukan periklanan melalui media seperti email, acara, atau pun sponsorship, aktivitas periklanan BTL diharapkan dapat meningkatkan jumlah konversi dan menghasilkan pembeli.
Sejauh ini, sudah cukup jelas bukan perbedaan dari ATL dan BTL? Nah, untuk kalian semua yang masih bingung harus menggunakan aktivitas periklanan yang mana, kita bahas lebih lanjut yaa!
Mana sih yang lebih baik, ATL atau BTL? Jawaban tersebut tentunya bergantung pada tujuan aktivitas periklanan yang diinginkan. Penggunaan ATL akan lebih baik apabila dilakukan pada saat peluncuran produk, jasa, atau pun merek yang baru. Hal tersebut dikarenakan, target audiens ATL yang lebih luas sehingga diharapkan masyarakat luas dapat mengetahui terlebih dahulu produk, jasa, atau pun merek yang diiklankan. Sedangkan, aktivitas BTL dapat dilakukan lebih baik apabila masyarakat luas telah mengenal produk, jasa, atau merek yang dipasarkan. Oleh karena itu, mana yang lebih baik dapat ditentukan berdasarkan keadaan juga!
Melihat perbedaan dan juga tujuan dari masing-masing aktivitas periklanan yaitu ATL dan BTL, sudah pada tahu belum nih akan menggunakan aktivitas periklanan yang mana? Jangan lupa disesuaikan dengan keadaan dan tujuan yang ingin dicapai ya!
Sumber:
https://goukm.id/apa-itu-atl-dan-btl-dan-perbedaannya/
https://speed.agency/2016/12/16/3833/