lingkaran
Educational community for Creatives to develop skills and interests through knowledge sharing.
Alo Gengs! Salah satu dampak pandemi yang paling nyata dirasakan adalah segi ekonomi. Banyak bisnis yang akhirnya harus gulung tikar, tapi di satu sisi banyak bermunculan bisnis yang baru. Salah satu bisnis yang sedang menjadi “hype” adalah bisnis franchise.
Kata “franchise” merupakan bahasa Prancis kuno yang mengartikan keistimewahan atau kebebasan. Namun, dalam bahasa Indonesia “frinchise” artinya waralaba.
Secara umum bisnis franchise adalah perjanjian pembelian hak untuk menjual produk atau jasa dari pemilik usaha (franchisor) kepada pembeli lisensi bisnis (franchisee).
Bisnis Franchise bisa dikatakan sebagai bisnis yang tidak perlu berusaha dari nol. Karena jenis pemilik bisnis akan memberikan bantuan kepada franchisee.
Bantuan tersebut berupa penggunaan nama brand produk, proses produksi, dekorasi, operasional, manajemen SDM, standar kelengkapan produksi, hingga manajemen keuangan.
Franchisee hanya berkewajiban untuk memberikan imbalan berupa pembayaran dalam bentuk royalti secara rutin.
Bisnis franchise biasanya menawarkan bisnis yang mudah, tapi tidak semua yang memberikan paket lengkap kepada franchisee. Ada yang hanya memberikan nama brand, logo, dan operasional, tapi ada pula yang sampai manajemen keuangan diperhatikan.