Glen Matthew
Sumber: https://www.tenfold.com/business/artificial-intelligence-business-decisions
Di tengah era globalisasi dan perkembangan teknologi ini, tidak dapat dipungkiri bahwa artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan tidak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia. Dilihat dari maknanya sendiri, artificial intelligence dapat diartikan sebagai sistem komputer yang mampu melakukan tugas-tugas yang biasanya membutuhkan kecerdasan manusia.
Sistem dan teknologi ini bahkan dapat membantu manusia untuk membuat keputusan dengan cara menganalisis data yang tersedia dalam sistem. Selain itu proses yang dijalankan kecerdasan buatan mencakup proses learning, reasoning, dan self-correction. Karena itu, dalam konteks bisnis atau transaksi jual beli, AI juga dapat membantu konsumen untuk mengambil keputusan.
Algoritma yang didukung AI dapat menganalisis data terkait riwayat penjelajahan pelanggan. Dari algoritma ini pelaku usaha dapat mengambil keputusan marketing yang tepat untuk pelanggan, seperti mengirimkan rekomendasi produk yang mereka inginkan! Tentu saja hal ini dapat membantu konsumen untuk mengambil keputusan guna mendapatkan atau menggunakan produk yang sesuai dengan kenginan mereka.
Perkembangan AI memungkinkan terciptanya peningkatan hubungan antara konsumen dengan pelaku usaha. Teknologi seperti email yang memungkinkan untuk dikirim secara otomatis sesuai jadwal bisa menjadi contoh. Tentu saja dalam penerapannya AI dapat membantu konsumen dalam mengambil keputusan terkait produk serupa mana yang harus mereka pilih dari sekian perusahaan yang menawarkan. Semakin baik teknologi yang digunakan untuk mengelola CRM maka akan semakin besar pula kemungkinan mereka untuk dipilih!
Kehadiran AI juga memungkinkan konsumen untuk mendapatkan rekomendasi produk yang didasarkan pada apa yang menjadi preferensi mereka. Hal ini bisa terjadi karena algoritma AI memiliki kemampuan untuk membaca preferensi pelanggan baik secara eksplisit maupun implisit. Pada akhirnya, hal ini membantu konsumen untuk terhindar dari pembuatan keputusan buruk atas apa yang tidak sesuai dengan preferensi mereka.
Perusahaan dapat memanfaatkan AI untuk mengumpulkan opini dari pelanggan. Ini dapat membuat mereka menyadari apa saja kekurangan dan kelebihan dari mereka di mata konsumen. Langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah dengan memperhatikan isi dari opini ini untuk menjadi bahan evaluasi kedepannya. Kemudian, aksi dan reaksi dari pengumpulan opini oleh perusahaan ini, bagaimana perbaikan yang telah dilakukan, apakah saran mereka didengar, dapat dinilai oleh konsumen. Pada akhirnya konsumen dapat memutuskan apa yang harus dilakukan kedepannya.
Sumber: