
DARE TO BE: GIVESBACK
Dare To Be adalah program kolaborasi bersama Inspigo, sebuah platform media informasi dan belajar dalam podcast dengan konsep yang bertujuan untuk memotivasi anak muda agar memberanikan dirinya mengalahkan rasa takut di tengah perjalanan mereka dalam mengukir diri menjadi seseorang yang mereka impikan.
Diisi oleh empat sosok dengan latar belakang berbeda yang mereka bawa, program ini menginspirasi dan menggerakan anak muda untuk berbagi tentang penjelajahan mereka menelusuri rintangan-rintangan yang mereka harus hadapi, serta mendukung usaha satu sama lain. Dare To Be juga mendorong para peserta untuk tidak menutup jalan mengejar segala kemungkinan yang ada dan selalu mengembangkan diri mereka lebih jauh lagi.
Keempat sosok tersebut adalah, Wendy Pratama, seorang entrepreneur yang mendirikan platform edukasi kreatif yang bernama lingkaran. Sebuah platform pendidikan yang bergerak dalam bidang edukasi non-formal, program pengembangan entrepreneurship, dan pelatihan kompetensi-kompetensi yang dibutuhkan untuk memenuhi kriteria di industri sekarang ini. Meskipun Wendy berlatar belakang pendidikan arsitektur, hal tersebut tidak membuat dirinya takut mewujudkan bisnisnya. Lala Bohang seorang seniman dan penulis, yang menciptakan banyak karya seperti The Book of Forbidden Feelings dan The Book of Invisible Feelings, Lala harus menghadapi rintangan saat ia beralih menjadi ilustrator dari arsitektur yang membentuk dirinya menjadi wanita inspiratif. Dilla Amran, pekerja profesional yang berkarir sebagai staf kepresidenan dengan karakteristiknya yang selalu terbuka untuk mengambil peluang-peluang yang diberikan dan selalu mengikuti hatinya dalam melakukan segala hal namun tetap mempunyai integritas profesionalitas dalam dunia kerja. Maria Juliana, wanita influencer pendiri thistemporary (@thistemporary), sebuah komunitas body positivity berisi konten inspiratif yang berisi informasi dan tips-tips tentang hidup sehat untuk wanita bertubuh besar, terserahmayu (@terserahmayu) hasil dari eksperimen resep makanan Maria yang dijadikan bisnis kuliner, dan @ibuibuyacult project podcast hasil kerjasama dengan teman Maria, terbentuk dari kejenuhan dan titik balik Maria dalam menemukan cahaya dan kebahagiaan hidupnya untuk terus maju.
Selain Dare To Be mengangkat tema memberanikan diri untuk menemukan jalur yang mereka ingin tempuh dengan menginspirasi, memotivasi, dan menantang para peserta-nya, lingkaran berkolaborasi dengan Book for Good dan mengajak para peserta yang mengikuti event Dare To Be untuk berkontribusi dalam penggalangan dana yang disumbangkan secara sukarela sebagai wujud kepedulian untuk anak-anak yang tidak mampu. Sejumlah dana yang terkumpul dari program Dare To Be kemudian disumbangkan dalam bentuk buku ke Taman Masyarakat Bawah Kolong untuk menambah koleksi buku bacaan mereka.
lingkaran & Book for Good berharap buku-buku yang disumbangkan ini dapat mendorong antusiasme anak-anak Taman Masyarakat Bawah Kolong agar mereka terus termotivasi dalam menimba ilmu sehingga mereka bisa tumbuh dengan mimpi yang tidak terbatas.
Terimakasih untuk teman-teman yang sudah berkontribusi dalam fundraising lingkaran x Book for Good di event Dare To Be kemarin untuk membantu anak-anak Taman Masyarakat Bawah Kolong dengan donasi kalian yang terkumpul menjadi buku-buku penuh wawasan yang inspiratif agar mereka dapat melompat lebih tinggi!


