Multitasking Punya Dampak Negatif?! Yuk Cari Tahu!

 

wissenschaft.de

Di era digital ini, multitasking menjadi frasa yang sudah tak asing bagi kita terutama di bidang pekerjaan. Melakukan pekerjaan secara multitasking artinya melakukan beberapa pekerjaan secara bersamaan dalam satu waktu. Multitasking banyak dilakukan sebab diyakini bisa menyelesaikan pekerjaan dengan lebih efisien. 

Meskipun begitu, multitasking ternyata punya dampak buruk, lho! Melansir dari beauty journal.

 

Kira-kira apa saja? Berikut 5 dampak negatif multitasking

 

1.Memberi Dampak Buruk Pada Otak

 

blueapplerac.blogspot.com

Beberapa hasil studi (lihat di sini dan di sini) menunjukkan bahwa mengerjakan pekerjaan dengan metode multitasking memiliki dampak yang buruk bagi otak, lho!

Multitasking dapat menurunkan performa area otak yang disebut brain’ gray matter, yaitu sel saraf utama pada otak, terutama area yang berkaitan dengan fungsi kognitif, motivasi, dan emosi.  Selain itu, kebiasaan multitasking dapat memengaruhi kemampuan daya ingat jangka panjang otak, sehingga bisa membuat kamu cepat lupa, lho!

 

2. Rentan Distraksi

 

journal.sociolla.com

Akibat terlalu sering melakukan pekerjaan dalam satu waktu, ditemukan bahwa  mereka yang kerap melakukan multitasking memiliki behavorial ditractibilty, seseorang yang terbiasa multitasking akan lebih mudah terdistraksi atau kehilangan fokus karena mereka kesulitan untuk membedakan interupsi yang penting dan tidak. Selain itu, sebuah studi juga menemukan bahwa seseorang yang melakukan multitasking akan menjadi distraksi untuk orang lain yang berada di dekatnya, lho!

 

3. Mengurangi Produktivitas

 

 

merdeka.com

Multitasking akan terlihat lebih efisien dan produktif karena mengerjakan beberapa pekerjaan dalam satu waktu. Akan tetapi, sebenarnya multitasking justru memberikan dampak yang sebaliknya. Menurut riset, orang yang melakukan pekerjaan dalam satu waktu akan membagi-bagi fokusnya pada beberapa hal sehingga pekerjaan justru membutuhkan waktu yang lebih lama. Alhasil, multitasking akan membuat seseorang tersebut kurang produktif dan kurang efisien dalam mengerjakan tugasnya.

 

 

4. Menyebabkan Stres dan Meningkatkan Risiko Depresi

 

glints.com

Menurut studi lainnya, ditemukan bahwa pelajar atau mahasiswa yang melakukan multitasking saat menggunakan komputer atau laptop mengalami lebih banyak stres jika dibandingkan dengan mereka yang tidak melakukan multitasking. Hal ini terutama disebabkan oleh luapan banyak informasi sekaligus yang sulit untuk dicerna. Bahkan, dalam sebuah studi juga disebutkan bahwa mereka yang memiliki kebiasaan multitasking menunjukkan gejala depresi jika dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki kebiasaan multitasking.

 

 

5. Memperburuk Hubungan

 

FaktualNews.co

Jika seseorang sudah terbiasa untuk melakukan beberapa pekerjaan dalam satu waktu, tidak menutup kemungkinan ‘kebiasaan’ tersebut akan terbawa di kehidupan sehari-hari. Misalnya saat sedang berada di pertemuan bersama keluarga, teman, atau pacar, kamu sibuk dengan smartphone untuk membalas email, melihat instagram, atau kegiatan lainnya. Akhirnya, orang-orang di sekitar akan merasa terabaikan olehmu.

 

churchm.ag

 

Itu dia beberapa dampak negatif dari multitasking. Setelah membaca blog ini, yuk kita sama-sama belajar me-manage diri kita agar bisa lebih produktif,  dapat mengerjakan pekerjaan dengan efisien, dan terhindar dari stres. 

 

Sumber 

https://journal.sociolla.com/lifestyle/5-efek-buruk-multitasking/ 

Share Now

Audia Handayani

More Posts By Audia Handayani

Related Post