Britani Adiningati
Alo gengs! Di masa Pandemi ini banyak banget yang berkembang pesat, salah satunya Virtual Influencers, dan trending in 2021! Mereka sebagai ajang untuk influencer marketing brand-brand loh, gengs.
Dilansir dari Influencermatchmaker.co.uk, Virtual Influencer atau bisa disebut CGI Influencer, mereka adalah ‘orang’ fiksi yang dikembangkan komputer dengan karakter yang realistis, mirip banget sama manusia normal pada umumnya.
Bahkan, Virtual Influencers memberikan dampak nyata dibidang influencer marketing industry jadi mereka selalu trending karena jadi brand marketing campaign, loh. Keren kan, gengs.
Photo by Lil Miquela on Virtualhumans.org
Jadi, mereka yang kerjanya dibidang influencer industry, akan mengembangkan karakter dan kepribadian mereka disesuaikan dengan value brands yang mereka wakili, mereka bisa disebut Virtual Stars! Yes, Virtual stars.
Nah, Virtual Influencers sekarang itu banyak sekali tetapi masing-masing dari mereka memiliki pesona sendiri-sendiri yang ditampilkan pada laman Instagramnya.
Pastinya ada benefitnya dong. Di masa Pandemi seperti ini mereka sangat populer dan jadi favorit brands marketing campaign. Seperti ‘human influencer’ yang pada umumnya, brands mengajak kolaborasi dengan virtual influencer dan membuka banyak peluang dan berbagai macam manfaat!
Seperti contoh dibawah ini, Miquela berpose mengenakan busana dari brand Prada dan diunggah pada laman Instagramnya yang menarik 3 miliar followers Miquela.
Eits, Virtual Stars gak cuma berkolaborasi sama Luxury Brand aja, loh. Salah satunya Knox Frost yang berkolaborasi dengan WHO untuk menyampaikan pesan melawan Covid-19.
Nah, sekarang kalian sudah mengetahui apa itu virtual influencers dan peran mereka di industry marketing. Ternyata, influencers ini sudah digunakan oleh beberapa brands untuk memulai strategi marketing futuristik dan mereka memberikan dampak besar pada brands yang berkolaborasi dengan virtual stars
Source: